Menggali Peran Sosial Guru Terhadap Orang Tua Murid

peran-sosial-guru-terhadap-orang-tua-murid
Peran sosial guru terhadap orang tua murid untuk mengganti peran orang tua menyelenggarakan pendidikan anak-anaknya
Bahwa tugas guru di sekolah selain berkaitan dengan mendidik, juga berkaitan dengan mengajar. Sedangkan peran orang tua murid terhadap anaknya (peserta didik) berkaitan dengan pendidikan. Jadi, antara guru dan orang tua murid ada peran yang sama yaitu dalam hal pendidikan atau pada bagian depan dikatakan berperan pembentukan kepribadian yang mengarah kedewasaan.

Guru di sekolah bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan, sedangkan orang tua berusaha untuk membantu terselenggaranya pendidikan anaknya di sekolah. Peran guru di sekolah melanjutkan pendidikan yang diselenggarakan oleh orang tua, sehingga guru di sekolah adalah berperan mengganti peran pendidikan yang dilakukan orang tua atau dengan kata lain guru sebagai pengganti orang tua di sekolah.

Peran guru yang berbeda dengan orang tua adalah mengajar atau pada penjelasan bagian depan disebut pembentukan intelektual atau kecakapan. Guru di sekolah bertanggung jawab tentang pengajaran (mengajar) dan dari usaha tersebut diharapkan terbentuk gejala intelektual atau menjadi cakap. Dari hasil mengajar guru berkaitan dengan pembentukan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor (Dimyati dan Mudjiono, 1999:26-29).

Dari upaya guru mengajar dan mendidik di sekolah, guru secara periodik (misalnya semester) memberikan laporan tentang hasil yang telah dicapai oleh peserta didik, dalam bentuk nilai raport atau nilai ujian yang telah diperoleh. Nilai-nilai tersebut dapat memberikan gambaran kemajuan belajar anak berkat penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran guru di sekolah.

Agar supaya hasil yang dicapai oleh murid-murid mendapat predikat maksimal maka guru-guru dengan orang tua murid perlu menjalin kerjasama yang baik untuk merealisasikan kerjasama antara guru dan orang tua murid dapat ditempuh melalui komunikasi yang intensif dari berbagai kesempatan, misalnya pada pembagian raport atau kelulusan, melalui organisasi yang dibentuk berdasarkan undang-undang nomor 20 tahun 2003 pasal 56 ayat 3 yaitu komite sekolah/madrasah, sebagai lembaga mandiri, dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan, arahan, dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan.

Peran sosial guru terhadap orang tua murid sebagai pengganti orang tua di sekolah, sehingga di sekolah melanjutkan pendidikan yang dilakukan oleh orang tua di dalam keluarga. Agar supaya hasil pendidikan dan pengajaran berhasil secara maksimal, perlu menjalin kerjasama yang baik dengan orang tua murid. Melalui komite sekolah diharapkan antara guru dan orang tua bahkan masyarakat berperan meningkatkan mutu pelayanan yang meliputi perencanaan, pengawasan dan evaluasi program pengajaran.
Bagikan Post:

Jangan Lupa Follow Total-Edukasi untuk Mendapatkan Informasi Terbaru!

0 Response to "Menggali Peran Sosial Guru Terhadap Orang Tua Murid"

Post a Comment

Mohon berkomentar dengan bijak dan sopan. Jangan gunakan kata-kata kasar, caci maki, bullying, hate speech, dan hal-hal lain yang dapat membuat orang lain tersinggung.